Pusat tenaga listrik umumnya terletak jauh dari pusat bebannya.
Energi listrik yang dihasilkan pusat pembangkitan disalurkan melalui jaringan
transmisi. Tegangan generator pembangkit relatif rendah (6 kV – 24 kV). Maka
tegangan ini dinaikin dengan transformator daya ke tegangan yang lebih tinggi
antara 150 kV – 500 kV. Tujuan peningkatan tegangan ini, selain mempebesar daya
hantar dari saluran (berbanding lurus dengan kwadrat tegangan), juga untuk
memperkecil rugi daya dan susut tegangan pada saluran transmisi. Penurunan
tegangan dari jaringan tegangan tinggi/ekstra tinggi sebelum ke konsumen
dilakukan dua kali. Yang pertama dilakukan di gardu induk (GI), menurunkan
tegangan dari 500 kV ke 150 kV atau dari 150 kV ke 70 kV. Yang kedua dilakukan
pada gardu induk distribusi dari 150 kV ke 20 kV atau dari 70 kV ke 20kV. Saluran
listrik dari sumber pembangkit tenaga listrik sampai transformator terakhir, sering
disebut juga sebagai saluran transmisi, sedangkan dari transformator terakhir, sampai konsumen terakhir disebut saluran
distribusi atau saluran primer. Ada dua macam saluran transmisi/distribusi PLN
yaitu saluran udara (overhead lines) dan saluran kabel bawah tanah (underground
cable). Kedua cara penyaluran tersebut masing-masing mempunyai keuntungan dan
kerugian. Dari segi estetik, saluran bawah tanah lebih disukai dan juga tidak
mudah terganggu oleh cuaca buruk: hujan, petir, angin, dan sebagainya namun
saluran bawah tanah jauh lebih mahal dibanding saluran udara, tetapi saluran
bawah tanah tidak cocok untuk daerah rawan banjir karena bila terjadi gangguan akan
berbahaya.
Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts
Monday, 23 May 2016
Oleh : Muhamad Ade Rahmatullah
Kau tembakau terbaikku
Asap darimu putih pekat
Penuh nikmat aku hisap
Buat jiwaku nyaman sampai tenang
Tidak aku genggam erat
Karena ujungmu bara membara
Sungguh apinya semakin dekat
Tak kuasa untuk melambat
Ku putuskan baranya
Sekali kau tak merasukku lagi
Sesal aku menjalaninya kali ini
Syukur aku menikmatinya kali dulu
Kau tembakau terbaikku
Tak lagi ada digenggaman
Tapi kau telah menyatu dengan darah ku
Disetiap waktu berlalu kau ada disitu
Bersama masa lalu dan masa depan ku
Thursday, 7 April 2016
Komunitas Radja Kecil Jakarta/ Dari Negeri Poci mengundang para penyair
Indonesia--termasuk alumnus Dari Negeri Poci--untuk bergabung dalam antologi Dari Negeri Poci 7: Negeri Awan.
Indonesia--termasuk alumnus Dari Negeri Poci--untuk bergabung dalam antologi Dari Negeri Poci 7: Negeri Awan.
Bunga rampa iini rencananya akan diluncurkan dalam Festival Lagu Rakyat dan Musikalisasi Puisi Negeri Awan di Tegal, pada bulan Oktber 2016.
Dari Negeri Poci, adalah serial antologi puisi yang diterbitkan sejak tahun 1993, yang menghimpun karya puisi anak bangsa mutakhir secara lintas generasi, lintas gender, dan genre. Dan Negeri Awan adalah seri ketujuh.
Persyaratan umum:
1. Terbuka bagi siapa saja, segala usia, baik pria maupun perempuan, berdomisili di mana saja.
2. Para penyair dipersilakan mengirim sebanyak 10 (sepuluh) puisi, beserta foto dan biodata terbaru, alamat, e-mail, dan nomor telepon untuk memudahkan komunikasi.
3. Puisi, foto, biodata, alamat lengkap, no telepon/ HP, email, ditulis dalam satu lembaran. Di setiap puisi, nama penyair dan 10 judul puisi ditulis dalam huruf besar.
5. Salah satu puisi bertema negeri (di atas/ bawah) awan. Sembilan puisi lainnya bertema bebas.
6. Panjang setiap puisi maksimal 40 baris, tidak bersambung ke halaman lain. Jadi cukup termuat masing-masing satu halaman dalam buku.
7. Puisi harus karya terbaru tahun 2015 – 2016 dan tidak/ belum pernah dimuat dalam media sosial/ massa mana pun.
8. Silakan kirim karya terbaik Anda, ke email: negeripoci7@gmail.com, mulai 1 Januari 2015 dan paling lambat sudah harus diterima pada 31 Mei 2016, pukul OO.OO.
9. Tidak diadakan surat-menyurat atau pun kontak lainnya.
2. Para penyair dipersilakan mengirim sebanyak 10 (sepuluh) puisi, beserta foto dan biodata terbaru, alamat, e-mail, dan nomor telepon untuk memudahkan komunikasi.
3. Puisi, foto, biodata, alamat lengkap, no telepon/ HP, email, ditulis dalam satu lembaran. Di setiap puisi, nama penyair dan 10 judul puisi ditulis dalam huruf besar.
5. Salah satu puisi bertema negeri (di atas/ bawah) awan. Sembilan puisi lainnya bertema bebas.
6. Panjang setiap puisi maksimal 40 baris, tidak bersambung ke halaman lain. Jadi cukup termuat masing-masing satu halaman dalam buku.
7. Puisi harus karya terbaru tahun 2015 – 2016 dan tidak/ belum pernah dimuat dalam media sosial/ massa mana pun.
8. Silakan kirim karya terbaik Anda, ke email: negeripoci7@gmail.com, mulai 1 Januari 2015 dan paling lambat sudah harus diterima pada 31 Mei 2016, pukul OO.OO.
9. Tidak diadakan surat-menyurat atau pun kontak lainnya.
Ketentuan Lain-lain.
1. Puisi-puisi yang masuk akan diseleksi oleh tim kurator/ editor yang ditunjuk.
2. Tidak ada pungutan uang sepeser pun bagi keikutsertaan dalam antologi ini, termasuk bagi mereka yang puisinya terpilih.
3. Mengingat penerbitan buku ini tidak untuk keperluan komersial, para penyair yang karyanya dimuat, tidak memperoleh honorarium/ royalti.
4. Setiap penyair yang karyanya terpilih dan dimuat akan mendapat 1 (satu) eks. buku sebagai nomor bukti.
5. Buku puisi akan diberikan kepada setiap penyair yang hadir pada acara peluncuran buku Negeri Awan, di Tegal, Jawa Tengah.
6. Bagi penyair yang tidak hadir, nomor bukti akan dikirimkan melalui jasa ekspedisi Pos Indonesia atauTiki, atau JNE dengan mengganti ongkos kirim minimal Rp 50.000, per buku.
7. Bagi mereka yang tidak punya respek sama sekali atau kecintaan terhadap kota Tegal, sebaiknya tidak usah mengirimkan karyanya.
1. Puisi-puisi yang masuk akan diseleksi oleh tim kurator/ editor yang ditunjuk.
2. Tidak ada pungutan uang sepeser pun bagi keikutsertaan dalam antologi ini, termasuk bagi mereka yang puisinya terpilih.
3. Mengingat penerbitan buku ini tidak untuk keperluan komersial, para penyair yang karyanya dimuat, tidak memperoleh honorarium/ royalti.
4. Setiap penyair yang karyanya terpilih dan dimuat akan mendapat 1 (satu) eks. buku sebagai nomor bukti.
5. Buku puisi akan diberikan kepada setiap penyair yang hadir pada acara peluncuran buku Negeri Awan, di Tegal, Jawa Tengah.
6. Bagi penyair yang tidak hadir, nomor bukti akan dikirimkan melalui jasa ekspedisi Pos Indonesia atauTiki, atau JNE dengan mengganti ongkos kirim minimal Rp 50.000, per buku.
7. Bagi mereka yang tidak punya respek sama sekali atau kecintaan terhadap kota Tegal, sebaiknya tidak usah mengirimkan karyanya.
Salam sehat bersastra!
Jakarta, 1 Januari 2016
Komunitas Radja Ketjil/ Dari Negeri Poci
Komunitas Radja Ketjil/ Dari Negeri Poci
Prof. Dr. PrijonoTjiptoherijanto
Dr. Handrawan Nadesul
Adri Darmadji Woko
Kurniawan Junaedhie
Dr. Handrawan Nadesul
Adri Darmadji Woko
Kurniawan Junaedhie
Catatan:
Antologi Negeri Awan (Dari Negeri Poci 7) adalah serial lanjutan dari:
1. Negeri Laut (Dari Negeri Poci 6, 175 Penyair, Ed. Adri Darmadji Woko, Kurniawan Junaedhie, Hamzah Muhammad)
2. Negeri Langit (Dari Negeri Poci 5, 153 Penyair, Ed. Adri Darmadji Woko dan Kurniawan Junaedhie, 2014)
3. Negeri Abal-Abal (Dari Negeri Poci 4, 99 Penyair, Ed. AdriDarmadji Woko dan Kurniawan Junaedhie, 2013)
4.Dari Negeri Poci 3 (Ed. Adri Darmadji Woko, Handrawan Nadesul, dan Kurniawan Junaedhie, 49 Penyair, 1996)
5.Dari Negeri Poci 2 (Ed. F. Rahardi, 45 Penyair, 1994)
6..Dari Negeri Poci (1993, 12 Penyair)
Antologi Negeri Awan (Dari Negeri Poci 7) adalah serial lanjutan dari:
1. Negeri Laut (Dari Negeri Poci 6, 175 Penyair, Ed. Adri Darmadji Woko, Kurniawan Junaedhie, Hamzah Muhammad)
2. Negeri Langit (Dari Negeri Poci 5, 153 Penyair, Ed. Adri Darmadji Woko dan Kurniawan Junaedhie, 2014)
3. Negeri Abal-Abal (Dari Negeri Poci 4, 99 Penyair, Ed. AdriDarmadji Woko dan Kurniawan Junaedhie, 2013)
4.Dari Negeri Poci 3 (Ed. Adri Darmadji Woko, Handrawan Nadesul, dan Kurniawan Junaedhie, 49 Penyair, 1996)
5.Dari Negeri Poci 2 (Ed. F. Rahardi, 45 Penyair, 1994)
6..Dari Negeri Poci (1993, 12 Penyair)
Panitia Penerbitan:
Prof. Prijono Tjiptoherijanto, dr. Handrawan Nadesul, Adri Darmadji Woko, Kurniawan Junaedhie
Prof. Prijono Tjiptoherijanto, dr. Handrawan Nadesul, Adri Darmadji Woko, Kurniawan Junaedhie
Monday, 4 April 2016
Banyak nama tak terlupakan sepanjang sejarah, salah satunya Kartini.
Namun tak cukup hanya dengan mengingat, kita lebih perlu untuk mengaplikasikan semangat dan inspirasi yang ditinggalkannya sesuai dengan zaman terkini.
Nah, apa yang terlintas di pikiranmu tentang menjadi seorang Kartini pada era sekarang ini? Tuliskan dalam esai lewat kompetisi keren ini. Tak tertutup hanya bagi perempuan. Laki-laki tentu dapat pula memberikan wawasannya.
Ditunggu sampai 21 April yaa. Bila perlu info lebih jauh, bisa tanya ke RUMAH MEDIA, grup Rumah Media, atau lewat akun Twitter Rumah Media (@rumahmedialespi)
Thursday, 24 March 2016
Sebelumnya penulisan SHOLAT yang benar sesuai KBBI adalat SALAT ( rukun Islam kedua, berupa ibadah kepada Allah Swt., wajib dilakukan oleh setiap muslim mukalaf, dengan syarat, rukun, dan bacaan tertentu, dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam;)
Salat Maghrib
- Shalat Fardlu Maghrib 3
raka’at
- Istighfar [3x]
- Dzikr Nafi – Itsbat dan Isim
Ghaib
- Do’a – Sujud Syukur –
al-Fatihah 1x – Do’a – hadiah al-Fatihah 7x kepada Guru Wasithah
- Shalat-Shalat sunnat
(sendiri-sendiri) ; Qadha’ Maghrib, Awwabin 6 raka’at (3 salaman) dan
litsubil iman 2 raka’at (1 salaman)
- Tahlil
- Hadiah
al-Fatihah sebagaimana biasanya pada fida’an Maghrib
- Membaca
surat / ayat al-Qur’an dengan dilakukan secara khas; al-Ikhlas [3x],
al-Falaq [1x],an-Naas [1x], al-Fatihah [1x], al-Baqarah [ayat 1 – 5] dan
al-Baqarah [ayat kursi / 255 1x]
- Istighfar
dan Shalawat seperti shalat Maghrib
- Dzikr
Fidak [Dzikr 7]
- Do’a
penutup dan hadiah al-Fatihah 7x kepada Guru Wasithah
- Selesai
Salat ‘Isya
- Shalat
Fardlu Isya’ 4 raka’at
- Do’a
- Shalat
sunnat Ba’diyyah Isya’ 2 raka’at (sendiri-sendiri)
- Shalat
Tarawih 12 raka’at (6 salaman)
- Do’a
- Shalat
Witir 3 raka’at (2 salaman)
- Istighfar
dan Shalawat seperti dilakukan pada Shalat Maghrib
- Dzikr
Nafi – Itsbat dan Isim Ghaib
- Shalawat
Tarawih 1 (sebelum berDo’a)
- Do’a
- Shalawat
Tarawih 2 (setelah berDo’a)
- Shalawat
Tarawih akhir / penutup (sambil salaman dengan Imam)
- Selesai
Salat Malam
- Istighfar
dan Shalawat malam pada tengah malam
- Shalat
Qadha’ Isya’ 4 raka’at
- Shalat
Taubatan ilallah 2 raka’at
- Shalat
sunnat Tasbih 4 raka’at (2 salaman)
- Shalat
sunnat Tha’atan Liqadhail Hajati 4 raka’at (2 salaman)
- Shalat
Taqarruban ilallah 4 raka’at (2
salaman)
- Tahlil
dan Dzikr Fidak [Dzikr 7] sebagaimana biasa pada Shalat Maghrib
- Do’a
– Sujud Syukur – al-Fatihah 1x – Do’a – hadiah al-Fatihah 7x kepada Guru
Wasithah
- Selesai
Selawat sebelum do’a
Allahumma shali wa saliim wa barik
‘ala sayyidina Muhammadin ‘abdika wa nabiyyika wa rasulika nabiyi-al-ummiyin wa
‘alihi wa shahbihi wa salim ‘adada ma kana ‘adada ma yakunu wa ‘adada ma huwa
ka inun fi ‘ilmillahi à 3x
Allahumma
shalli wa saliim ‘alaihi ya Allah à 3x
Selawat setelah do’a
Allahumma shali ‘ala Muhammad ya
Rabbi shailu ‘alayhi wa sallam à 2x
Mawlana Mawlana ya sami’u du’a a’na
nabi kurmat ya Muhammad fala taqtha’ ar-zaqna, a’min – a’min – a’min – a’min,
ya Allah Rabba al ‘alamin - ya Allah Rabba al ‘alamin, ya sayyid Mawlana - ya
sayyid Mawlana, ya Rasul – ya Rasul, khatima al-nubuwwati - khatima
al-nubuwwati, shallu Rabbuna ya shali ‘alaa Muhammad, ya shalli ‘ala Muhammad,
Muhammadinil al-Mushthafa
Selawat akhir
Shallallahu
‘ala al-hadi Muhammad ya Rabbi shallau alayhi wa saliim, shallallahu ‘ala
al-hadi Muhammad dzaljalaihi wal ikrami, minhu ...
‘ala
dini, al-Islam, shallu ‘alayhi ‘ala al-khatimi, Rasulillahi, al-Mushthafa
shallallahu ‘ala al-hadi Muhammad syafi’i al-khalqi yawmi al-qiyamati, minhu
...
Shallallahu
... ‘ala al-hadi ...
Shallallahu
... ‘ala al-hadi ...
Muhammad
syafi’ al-khalqi yawmi al-qiyamati
Wednesday, 20 May 2015
Menurut beberapa narasumber, setelah banyak Vespa Congo berkeliaran di jalanan, mulailah Vespa menjadi salah satu pilihan kendaraan roda dua di Indonesia. Importir lokal turut mendukung perkembangan Vespa di tanah air.
Banyak tipe atau varian vespa di Indonesia dari Super, Sprint, PX, dan masih banyak lagi, tentunya vespa bermesin 2 tak ini sudah tidak diproduksi lagi, tapi itu malah yang membuat vespa berbeda dari kendaraan lainnya. Meski jaman semakin maju dan teknologi mesin kendaraan semakin canggih dimata pecinta vespa, vespa tidak akan tergantikan.
Sesama pengguna vespa akan saling tegur sapa meski sebelumnya mereka belum kenal, ini jelas membedakan dari kendaraan yang lain, dan ketika motor tua ini mengeluh atau mogok penggendara vespa lain tidak segan - segan untuk membantu sampai vespa siap melaju kembali.
Solidaritas sesama pengguna vespa sangat besar, mungkin karena mereka tahu tidak banyak orang yang memiliki kendaraan berbentuk mirip lebah ini. Club - club atau komunitas vespa di Indonesia pun tidak sedikit baik dari komunitas nasional maupun kelompok - kelompok daerah.
Ketika bulan - bulan tertentu banyak komunitas atau Club yang mengadakan Aniversary lahirnya atau berdirinya Komunitas mereka, dan disitu mereka mengadakan acara, konsep acaranya sebenarnya sangat sederhana hanya agar sesama pengguna vespa saling bertemu, berkumpul, dan bersilaturahmi, dan yang mereka sebut Touring ialah ketika mereka datang ke acara vespa tersebut, banyak pengalaman selama diperjalanan karena bukan tidak mungkin mereka menempuh jarak yang sangat jauh baik antar Provinsi atau antar Pulau. Dan juga ada beberapa pecinta Vespa yang sudah Touring ke Luar negri dan sebagian besar memili untuk touring ke asal mula vespa ini yaitu Itali.
Subscribe to:
Posts (Atom)




